Pilihan nutrisi sehari-hari, termasuk lemak baik seperti Omega-3, memainkan peran penting dalam menjaga sendi tetap bisa bergerak dengan bebas
Pelajari Lebih Lanjut
Seiring bertambahnya usia dan rutinitas yang padat, sendi mulai memberikan sinyal — rasa kaku saat bangun tidur, pegal setelah jalan jauh, atau ketidaknyamanan kecil yang terus berulang. Banyak yang menganggap ini hal biasa, padahal itu tanda bahwa sendi membutuhkan dukungan nutrisi yang tepat.
Salah satu nutrisi yang sudah lama menjadi perhatian para peneliti adalah asam lemak Omega-3 — khususnya EPA dan DHA yang banyak terdapat dalam ikan laut. Keduanya dikenal membantu tubuh mengelola proses peradangan, yang merupakan salah satu penyebab utama ketidaknyamanan sendi.
Yang menarik, Omega-3 bukan solusi instan — melainkan nutrisi yang bekerja perlahan namun konsisten. Hasilnya baru terasa setelah beberapa bulan konsumsi rutin, dan itulah yang membuatnya berbeda dari banyak pendekatan lainnya.
Tidak semua produk Omega-3 memberikan manfaat yang sama untuk sendi. Ini yang perlu diperhatikan:
Cek kandungan EPA + DHA, bukan total minyak ikan
Label harus mencantumkan jumlah EPA dan DHA secara terpisah per sajian
Pilih produk dengan minimal 500 mg EPA+DHA per kapsul
Di bawah angka itu, jumlah harian yang dibutuhkan jadi terlalu banyak kapsul
Konsumsi bersama makanan agar penyerapan optimal
Lemak makanan membantu tubuh menyerap EPA dan DHA dengan lebih efisien
Simpan di tempat sejuk dan terhindar dari cahaya langsung
Omega-3 rentan teroksidasi jika terkena panas atau sinar matahari langsung
Berikan waktu 4–6 bulan untuk merasakan hasilnya
Manfaat Omega-3 bersifat kumulatif — konsistensi adalah kuncinya
* Angka di atas adalah panduan umum. Selalu sesuaikan dengan kondisi dan anjuran tenaga kesehatan yang Anda percaya.
EPA membantu tubuh menghasilkan senyawa yang menenangkan reaksi peradangan berlebih di sekitar sendi, tanpa menghentikan fungsi peradangan normal yang dibutuhkan tubuh.
DHA masuk ke dalam struktur sel tulang rawan dan membantu menjaga fleksibilitas serta ketahanannya. Ini penting agar bantalan sendi tidak cepat aus.
Jaringan yang sehat mendukung produksi cairan sinovial yang optimal — cairan inilah yang membuat setiap gerakan sendi terasa halus dan tidak bergesekan.
Omega-3 bekerja dengan cara yang alami — bukan menghilangkan gejala sementara, melainkan mendukung proses pemulihan dan pemeliharaan dari dalam secara bertahap.
Dengan peradangan yang lebih terkendali dan jaringan sendi yang lebih sehat, banyak orang merasakan kemampuan bergerak yang lebih baik — terutama di pagi hari setelah bangun tidur.
Karena Omega-3 mendukung kesehatan sendi dari dalam, manfaatnya cenderung bertahan lebih lama dibandingkan pendekatan yang hanya bersifat simtomatis atau sementara.